1. Niat Kuat, Lurus, dan Murni (Diluaskan)
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Allahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad
Robbi zidni ilman warzuqni fahman
Subhanallah wa bihamdihi subhanallahil adhzim
# Poin 1 PPA "NIAT KUAT, LURUS DAN MURNI (kuncinya: Luaskan)"
Ini adalah poin yg paling penting di PPA kang Rendy Sampai menyebutkan
bahwa poin ini menguasai 80% dari total pola yg ada di PPA ini,
sudah ratusan alumni PPA atau bukan yg merasakan poin 1 PPA ini.
Mba Dian hanya mendengar via YouTube saja paham langsung praktek seketika
hajatnya dipenuhi Allah.
Ada alumni PPA ust APIP, bahkan ketika beliau belum keluar dari kelas PPA,
sudah mendapat umroh gratis.
Poin 1 PPA "NIAT KUAT, LURUS DAN
MURNI (kuncinya: Luaskan)
Apa sih maksudnya??
Sekali lagi saya akan mengajak kawan kawan untuk menyimak "lebih
dalam" lagi kisah nabi Musa As,
Siapakah Musa?? Musa adalah tokoh sentral yg ceritanya ada di 4 kitab suci
sekaligus yaitu (Turat, Injil, Zabur dan Alquran) perjalanan hidupnya ternukil
dengan indah di dalam Al Qur'an, sejak ia masih dalam kandungan hingga
puncaknya ketika beliau membelah lautan.
Alquran menggambarkan Musa As sebagai tokoh yg super, super, teramat
sangat MINUS
HAHHH.....MINUS?? MAKSUD MAS APA SI??
Beneran deh kawan kawan, kita liat kisah hidupnya ketika dalam kandungan Musa
As sudah hendak dibunuh oleh Firaun saat itu
(QS Al-Qashash 4)
(Silahkan baca arti Qurannya ya)
Bahkan bukan hanya itu, ditambah lagi ketika lahir "dibuang" pula
(dengan terpaksa) ke sungai Nil
(QS Al-Qashash 7)
Bahkan Nabi Musa As ngomongnya gagap loh.. atau kurang jelas karena Kelu
lidahnya, kebayangkan gimana mau ngingetin atau ngalahin Fir'aun kalo
ngomongnya aja tidak fasih
(QS Al-Thaha 25-28)
Kebayang kan kondisi nabi Musa bener bener minus, bahkan beneran minus bahkan dia
ketakutan dan minta ditemenin sama Harun
(QS Al-Thaha 29-30)
Bahkan yg lebih parah, Nabi Musa As pernah membunuh orang dengan tidak sengaja
dan menimbulkan efek psikologis tertekan yang luar biasa
(QS Al-Qashash 15)
Setelah membunuh orang disana Musa ketakutan karena merasa bersalah dan
kemudian kabur melarikan diri dari Mesir, agar ga ditangkap oleh Firaun
(QS Al-Qashash 21)
Tapi anehnya, Allah malah memerintahkan Musa untuk kembali lagi ke Mesir untuk
mendakwahkan Fir'aun
(QS Asy-Syuara 10-11)
Saya jelasin ulang ya..
Misal kawan udah dari lahir diincar mau dibunuh oleh pemimpin gangster,
kemudian setelah lahir malah kawan dirawat oleh itu gangster, dikasih makanan
dirawat dan dikasih kedudukan, sampai suatu ketika anda malam malam membunuh
orang kepercayaan ketua gangster tsb.
Lantaran anda takut larilah anda ke kota yg terpisah dari gangster tsb,
kemudian....
Anda malah disuruh kembali, dan malah disuruh nasehatin ketua gangster tsb
supaya bertaubat kepada Allah bahkan meminta mengakui kita sebagai Rasul!!
Berani???
Ini mah bunuh dirikan namanya?? orang udah lari biar ga ditangkap, eh ini
nyuruh balik dan malah nyuruh kita nyeramahin ketua gangster tsb??
(QS Al-Syuara 10-11).
(QS Al-Al-Araf 104).
Paham ya... kita melihat tokoh Musa yg teramat amat super super
MINUS melawan tokoh Fir'aun yg nyata nyatanya saat itu SUPER DUPER PLUS TERAMAT
KEREN DAN BERKUASA
Jika kawan kawan jadi Musa.. kondisi minus, melawan Fir'aun yang sangat SUPER
Kira kira apa yg hendak kawan tanyakan pada Allah?? Ya Allah bagaimana caranya
mengalahkan Fir'aun?? Keadaan saya serba kekurangan begini begitu, gimana
caranya ya Allah? How?? Bantuin saya cara ngalahin Fir'aun.
Loh loh loh.....
Ini sebenernya kisah siapa sih??
Nabi Musa lah mas???
SALAH!!!! SADARKAH KAWAN BAHWA INI ADALAH KISAH DIRI ANDA SENDIRI
SAAT INI!!
bukanlah kondisi kita saat ini sama seperti itu??
Gimana
ya Allah cara saya melunasi hutang yang 5 Milyard itu?? sedangkan makan buat
besok aja susah.
Gimana
ya Allah cara bisa umroh yang harganya 32 juta, sedangkan saya kerjaan aja
masih serabutan.
Gimana
caranya ya Allah saya ingin bangun rumah tahfidz? Sedangkan gaji saya aja
pas-pasan.
Gimana
caranya ya Allah punya mobil, Mahal... padahal utang aja masih numpuk.
Gimana
caranya ya Allah saya bisa nikah, sedangkan bisnis aja belom lancar.
Sama kan??? kisah Musa bukan hanya tentang mukjizat nabi Musa tapi ini solusi
buat kita kawan
perhatiin lagi ya... saya kasih contoh!!
Misal Anda adalah Trilyuner yang super super dermawan, kemudian ada orang yang
mau minta tolong pada anda seperti ini.
"Mas saya minta 1 milyard donk?
Kira kira anda akan bilang apa sama orang tsb?
Boleh mas.. tapi untuk apa uangnya??
Baca Sekali lagi, apa yang ditanya?
Misal orang tersebut jawab, buat jajan mas, foya foya saya udah bosan hidup
miskin pengen terkenal beli mobil dll
Kira kira kalo orangnya jawab gitu, kawan akan kasih dia uang ga??
Tapi misal dia jawabnya gini
"Uangnya saya niatin buat bangun rumah tahfidz,, ingin juga bangun rumah
sakit, agar kaum dhuafa jika mau berobat bisa gratis, sekalian juga beli
ambulan dll"
Kira kira dari dua jawaban tsb, mana yg anda kasih??
Ya inilah kunci PPA yang pertama ketika meminta niatnya harus
lurus dan LUASKAN berdoa bukan hanya untuk nafsu pribadi
Niat
luas (kebermanfaatan banyak orang)
Niatan
standar (keinginan normal hampir semua orang)
Niatan
sempit (keinginan pribadi yang dilandasi nafsu)
Sama dengan Musa!
Perhatikan! Musa bukan ingin hartanya Fir'aun, atau dianggap hebat oleh Bani
Israil, melainkan agar tauhid dimuka bumi ini Tegak sempurna. Makanya Allah
menolongnya!!
Paham ya paham ya kawan kawan 😭
Allah tuh bisa banget ngasih kawan kawan mobil saat ini, tapi.... luaskan
niatnya, bukan hanya untuk keinginan pribadi.
Doanya tuh harusnya gini... ini yg dilakukan Dian dari Makasar, dia meminta
mobil sama Allah doanya gini
"Ya Allah saya minta mobil boleh ya Rabb, saya akan gunakan mobil itu buat
Anter sembako dan mengajak jalan jalan anak yatim, saya ga mau ngerepotin orang
yg terus terusan minjemin saya.. Aamiin"
Allah melihat hati seseorang, dan Allah tau mana yang benar benar tulus dari
hati baru sampai mulut aja atau angan angan niatnya?
Masyaa Allah.... sore hari ada yg mengantarkan 69juta rupiah dan langsung dian
DP kan mobil 😭
*inget riba yah jadi ambil cicilan syariah atau cash bertahap
Sebenernya banyak banget cerita tentang "keajaiban" ketika para
alumni sudah mempraktekan "niat luas" ini, kalo saya harus tulis satu
persatu rasa rasanya pegel juga ya 😊
Kembali pada meluaskan niat..
So... jangan kawan ketika berdoa hanya memikirkan diri sendiri aja, atau diri
sendiri dan keluarga aja, luaskan sahabat luaskan... jadikan permintaan anda
dipandang baik oleh Allah, dipandang manfaat oleh Allah, tapi inget bukan yang
dibuat buat ya, jadi jika memang beli mobil biar bisa ngajak anak yatim jalan
jalan ya diresapi, bukan janji palsu... Allah maha tau loh kawan.
Kalo niat sempit gimana mas, kira kira akan dikabulkan ga?? Allah itu maha
baik, niat sempit juga akan dikabulkan cuma caranya agak bikin kita berlelah
lelah.... sekarang saya tanya, mau cara yg enak atau cara yang capek?? hehhe
jawab sendiri ya
Balik lagi... pola meluaskan niat ini juga biasanya dipakai oleh orang orang yg
udah sukses loh, liat deh.. banyak orang sukses pasti niatnya bukan buat diri
pribadi, rata rata buat orang lain.. secara psikologis lebih terasa, pernah
denger kan kisah seorang anak bertekad jadi dokter yg sukses karena berniat
"ketika ibunya meninggal" anak tersebut meniatkan agar ia bisa
menolong lebih banyak orang lagi, jangan sampe kejadian ibunya meninggal
terulang lagi.
Inget juga kan niatnya Bill gates, memiliki impian agar Setiap rumah minimal
mempunyai 1 buah personal komputer
Mas Ippho Santosa, keuntungan bukunya buat kegiatan sosial
Merry Riana yg tadinya fokus ingin sukses sendiri, namun setelah merubah
FOKUSNYA memberi manfaat banyak orang malah ia langsung dapet big Closing.
Jadi konsep ini bisa untuk muslim dan non muslim ya mas
Tentu saja bisa, yang membedakan nantinya adalah di Aqidah
Nabi Zakaria ketika meminta anak kepada Allah, bukan karena dia malu belom
punya anak (niat sempit)
Tapi beliau meluaskan niat ,
Nabi Zakaria meminta Anak kepada Allah SWT, karena Agar ada generasi penerus
dakwah setelahnya bukan hanya penerus keturunan.
Mulai paham ya maksud "meluaskan niat" lalu bagaimana dengan
"Niat yang kuat lurus murni"
Jadi gini kawan, yg dimaksud dengan kata kata kuat disini adalah,
niatan yg luas yg bukan sekedar keinginan yang sepintas aja, bukan yg cuma
pengen aja,
seperti gini kayaknya enak tuh punya mobil trus doa... bukan gitu kawan.
Dan bukan pula karena ingin dianggap mulia, hebat, ingin kemudahan hidup dsb.
Parameternya adalah kita mengetahui mana doa doa kita yang bener bener asli
untuk Allah bukan yang lain.
Bukan kerasnya ikrar, tapi kesungguhan hatilah yg menentukan, nanti kita bahas
di Employee of Allah.
Kemudian yg dimaksud dengan murni adalah tulus keluar dari hati,
bukan baru keluar dari lisan aja, bukan juga keluar dr angan angan melainkan
murni keluar dari hati yg benar benar ingin mendekat ke Allah, apa
sih tandanya:
Ketika
kita memikirkan keinginan kita itu, kita terasa bergetar di hati rindu, bahwa
itu akan terwujud.
Kebahagian
hati anda adalah condong lebih kepada ketika anda puas melihat banyak orang yg
terbantukan.
Marii kawan... back to Allah, jadikan semua keinginan landasannya adalah supaya Allah senang
Ya Allah saya minta rumah 3 sekalian, saya ingin yg dua rumah sisanya saya
jadikan tempat tahfidz anak anak sini ya Allah.
Ya Allah karuniai hamba rezeki 3 kali lipat dari total hutang hamba, saya ingin
bayar hutang dan lebihnya buat bantu bayarin orang orang yg punya hutang.
Ya Allah hamba ingin omzet 5x lipat biar bisa sedekah Setiap hari 500ribu
Dll
Mulai dipahami ya?? mulai mengerti kenapa banyak doa doa kita yg belum
dikabulkan Allah?? Malam nanti saat tahajud yuk perbaiki cara berdoa kita,
luruskan niatnya, luaskan doanya....
Insyaa Allah.... Allah akan segera mengabulkan 🙏
Wallahu a'lam bishshowab
Bersambung....
====================================
Kawan kawanku yang dirahmati Allah
Masih melanjutkan poin 1 kemarin
Kita akan bahas tentang
Employee of Allah
Karyawannya Allah
Konsep Employee of
Allah ini bukan hanya doa saja yg diluaskan, tapi sudah bener bener segala apa
yg keluar dari kita itu diluaskan untuk kebermanfaatan umat.
Jadi kita pribadi sudah ga memikirkan diri
sendiri, tapi lebih fokus ke kebermanfaatan umat atau orang lain.
Bagi orang orang yg sudah menjadi Employee of
Allah, keinginan sedikit saja sudah dibantuin sama Allah dimudahkan Allah tapi
yang luar biasanya mereka justru menganggap biasa aja semua fasilitas kemudahan
tsb, karena bagi mereka yg terpenting adalah bisa berdekatan sama Allah.
Justru itulah ketika mereka hanya berfokus
pada Allah, justru banyak miracle yg hadir ke diri mereka
Jika kawan ingin masuk dalam fase ini, maka
harus dilakukan secara sadar bahwa ini bukan hanya keinginan yg diluaskan tapi
justru meluaskan hajat hidup kawan sekalian,
maksudnya adalah wakafkan
diri anda secara sadar kepada Allah menjadi jalan manfaat untuk banyak orang
Coba deh perhatiin, kaya Aa Gym, alm Uje, kyai
kyai orang orang luar biasa yg sudah mewakafkan dirinya untuk Allah.
hidupnya dipenuhi kemudahan, hartanya banyak
namun manfaatnya tidak ditumpuk, baru pengen aja udah kejadian, tapi yg Masyaa
Allahnya mereka ga silau dan sombong dengan itu semua, ada loh yang bisa
menghidupi santrinya 1600 orang secara gratis, padahal kalo dihitung biaya
mereka membutuhkan jutaan sehari buat makan aja.
Padahal sang kyai ga kerja, seharian hanya di
pondok aja, kalo bukan Allah yang kasih siapa yg kira kira mencukupi mereka??
Sedangkan kita, punya anak 1-2aja ngasih makanya
masih khawatirnya minta ampun 😭
# TAUHID IBRAHIM AS
MENGUNDANG RIDHO ALLAH
SEHINGGA API MENJADI DINGIN
# TAUHID NUH AS MENGUNDANG RIDHO ALLAH
SEHINGGA SELAMAT DARI BANJIR BESAR
# TAUHID YUNUS AS MENGUNDANG RIDHO ALLAH
SEHINGGA IA BISA KELUAR DARI PERUT IKAN
# TAUHID MUSA AS MENGUNDANG RIDHO ALLAH
SEHINGGA LAUT MERAH BISA TERBELAH
yang jadi pertanyaan tauhid kita bisa apa???
bisa mengundang apa?? 😭
Baru berdoa dikit aja, trus banyak banget godaan
logika yang datang? Betul kan??
Kawan kerja kan? pasti dapet gaji, THR n bonus,
itu baru kerja sama bos kecil.
Coba kalo kerjanya sama BOS BESAR (Allah swt)
sudah pasti lebih lebih tuh, dan orang orang yg tadi saya sebutkan kerjanya
sudah sama bos besar, mereka cuma berharap sama ridho Allah SWT aja.
Ada cerita kang Rezha Rendy yg saya baca dari
bukunya, bahwa beliau pernah membaca buku tentang "bosan jadi
karyawan" akhirnya karena terpengaruh buku tsb dengan percaya diri yang
tinggi singkat cerita beliau resign dari kerjaanya.
Tapi apa yg terjadi kawan kawan, semangatnya
hanya bertahan 3 hari aja, selebihnya galauuu luar biasa, hingga sampe pada
suatu waktu... penghasilan ga ada, kerjaan ga ada, malu sama tetangga, malu
sama orang tua, kang rezha merasakan pada titik terendahnya akhirnya pada suatu
ketika, ketika beliau melaksanakan sholat ashar, dan banyak jamaah telah pulang
beliau ga pulang kerumahnya tapi curhat ke Allah sambil menangis.
"...ya Allah, hamba kok kayaknya ga berguna
gini ya.. padahal hamba yakin engkau menitipkan potensi besar dalam diri hamba,
maaf ya Allah... mulai hari ini hamba ga mau bandel lagi, hamba akan nurut apa
mau Mu, jadiin hamba seperti yang Engkau mau bukan seperti yg hamba mau, Titah
hamba ya Allah.. buatin agendanya tiap hari, ini tangan hamba, ini kaki hamba,
uang hamba... hamba wakafkan untukMu ya Allah, pakai semua ini hanya untuk
jalan manfaat bagi banyak orang, hamba wakafkan diri hamba ya Allah"
~ Rezha Rendy
Itulah doa yg diucapkan kang Rezha saat itu, doa
yg menurutnya bener bener resign sebenernya, resign dari bos bos dunia dan
hanya mengabdikan pada bos Allah 😭😭
Wait.... maksudnya resign disini bukan berarti
saya nyuruh kawan untuk resign dari kantor ya, tapi maksudnya adalah resign kan
diri kawan kawan dari hanya berharap pada bos bos dunia, tapi berharap lah pada
ridho bos Allah SWT.
Trus apa yg terjadi kawan kawan sama kang Rezha,
Masyaa Allah kehidupan berubah 180derajat...., jadi lebih baik, lebih mudah dan
lebih bahagia.... namun beliau ga sombong, malah fasilitas yang dirasakan hanya
dianggap biasa, tapi kedekatan sama Allah yg beliau pertahankan terus, dan itu
yg amat sangat disyukuri. (Insyaa Allah akan diceritakan next ya)
"Kepunyaan
Allah lah kerajaan langit dan bumi, Dan Allah maha perkasa atas segala
sesuatu"
(QS Al-Imran 189)
Jadii... bagi kawan kawan yg ga ada kerjaan
jangan sedih, muslim itu pada dasarnya ga ada yg nganggur, saya juga ga tau nih
apa yg Allah siapin buat kawan ketika kawan bener bener
Doa dan bicara sama Allah, kalo kawan mau
mewakafkan diri kawan sekalian pada Allah
Siap ya.... jadi Employee of Allah, apapun yg
kawan kawanku lakukan saat ini pastikan Allah sang Bos Besar kita itu senang
dan ridho, tinggalkan apa apa yg bisa membuat Allah murka dan marah sama kita,
kenapa? karena kita adalah Employee of Allah.
Tetaplah menjadi hamba, tetaplah menjadi
Employee of Allah apapun kondisi kita saat ini.
Nah... Mungkin ada yg masih bingung, setelah
kita ikrarkan pada Allah kita mau menjadi Employee of Allah, trus indikatornya
apa sih ketika kita merasa sudah diterima Allah
Disini ada 3 poin yg harus kawan lakukan dan
pahami sebagai Employee of Allah :
1. Sadari dan pahami bahwa semua datang dari
Allah (everyone comes from Allah)
Maksudnya adalah kawan paham bahwa semua yg
kawan dapatkan di dunia ini adalah pemberian Allah walaupun wasilahnya dari
kantor atasan dll. termasuk ketika kawan masuk group ini, bukan saya yg bikin
hebat tapi Allah yg meridhoi kawan kawan, paham ya 😉
Parameter keberhasilannya adalah kawan kawan
memiliki hati yg tenang dan tetap tenang walaupun omzet naik atau turun mau
karir goyang atau melesat kawan tetap tenang.
Kunci ketenangan hati ini adalah anda tahu bahwa
semua masih dalam genggaman Allah mau rezeki belom Dateng atau sudah anda tetap
tenang.
Tafakur tafakur, karena kunci kepahaman ketika
anda berhenti sebentar untuk berusaha memahami ini
2. Semua yang anda lakukan baik yg besar atau yg
kecil kawan kawan SADAR MELAKUKANYA HANYA UNTUK ALLAH
Jadi.. apapun yg kita lakukan saat ini harus
sadar untuk Allah walaupun pekerjaan tsb disuruh oleh atasan orang tua atau
pasangan kita
Misal... yg remeh kaya mandi, itu juga harus
karena Allah sebelum mandi kita "pamit" dulu sama Allah
"ya Rabbi... hamba mandi bukan cuma mandi
aja nih, hamba mandi karena hamba tau Engkau suka melihat hamba bersih dan
wangi.. jadi hamba wangi biar Engkau seneng nih"
Trus baca doa deh
Contoh lagi
Misal saya jualan trus saya senyum, nah
senyumnya bukan karena gara gara agar pelanggan seneng atau biar toko kita
ramai, tapi senyum lah karena Allah.
"Ya Allah... hamba senyum bukan untuk
pelanggan datang, tapi.. karena engkau menyuruh hamba senyum kepada sesama
saudara hamba, maka hamba senyum karena Engkau ya Allah"
Dan masih banyak lagi contohnya 😊
Inget ya materi yg lalu, berdoa atau curhat sama
Allah bukan hanya dibatasi saat di atas sajadah aja, tapi setiap saat, saat
naik kendaraan, saat ngobrol, saat sendirian, saat dipasar, saat di rumah, saat
di taman hiburan, semua tempat kita jadikan Allah serasa selau ada disamping
kita.
3. Potensi apapun yang Allah berikan buat kawan
sekalian, gunakan untuk mengajak sebanyak banyaknya orang kembali pada Allah 😭
Misal yg jago nulis.. ya udah bikin tulisan
tulisan yg mengajak orang untuk kembali ke Allah
Yang jago bisnis, ya sudah ajari orang tentang
bisnis yg berlandaskan kejujuran dan ketakwaan pada Allah
Yang jago service motor.. ya sudah ajari orang
untuk mahir service motor agar mereka menjaga dengan baik motor yg dititipi
Allah kepada mereka.
Intinya lagi lagi saya tekankan "JUST FOKUS ON ALLAH"
Apa apa ke Allah, apa apa ke Allah, bingung ke
Allah, senang ke Allah, sedih ke Allah, galau ke Allah, sakit ke Allah, sehat
juga ke Allah.
Paham ya?? harus dipahami loh... bukan ngerti
doank.
Sekarang apa yg anda rasakan??? Kalo Allah saat
ini ada disamping kawan kawan, kira kira kawan mau bicara apa sama Allah? apa
yg mau kawan ungkapkan saat ini sama Allah?
Silahkan......
Silahkan......
Ngomong... sekarang.
Rasakan, rasakan Allah melihat kawan kawan
sekalian, menunggu doa terbaik kawan kawan silahkan 😭😭 ungkapkan 😭😭😭😭
Wallahu alam bishowab
Besok kita lanjut poin ke 2 ya,
Ada yg mau ditanyakan atau mau langsung tanya ke
Allah.. silahkan...
Karena Allah sebaik baik pemberi penjelasan.
Sharing Materi PPA Reza Novary
Employee of Allah
Komentar
Posting Komentar